Manajemen Anestesi pada Operasi Rekonstruksi Telinga Pasien Obstetri

  • Fernando Feliz Christyan UNS
  • Purwoko Purwoko Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret Surakarta
Keywords: Laserasi Telinga, operasi telinga, pasien hamil, ring block telinga

Abstract

Ring block telinga merupakan metode umum untuk anestesi telinga luar, terutama pada pasien dengan kontraindikasi terhadap anestesi umum. Teknik ini terbukti efektif dan aman untuk operasi telinga, namun bukti penggunaannya pada wanita hamil masih terbatas. Kami melaporkan kasus seorang wanita hamil berusia 41 tahun dengan usia kehamilan 14 minggu yang memerlukan operasi rekonstruksi telinga akibat laserasi pada telinga kanan. Risiko praoperatif pasien dinilai menggunakan klasifikasi American Society of Anesthesiologists (ASA) II. Mengingat risiko maternal dan janin yang terkait dengan anestesi umum seperti komplikasi jalan napas, aspirasi, dan hipoksemia maka dipilih pendekatan anestesi regional menggunakan ring block telinga. Sebanyak 12 mL lidokain 2% disuntikkan menggunakan jarum berukuran 27-gauge dengan panjang 1,5 inci. Jalur penyuntikan membentuk pola “V” untuk blok telinga bagian bawah dan pola “V” terbalik untuk blok telinga bagian atas mengelilingi telinga. Prosedur berlangsung tanpa komplikasi berupa injeksi intravascular maupun cedera saraf, lama tindakan operasi 2 jam. Pasien kemudian dipantau selama 12 jam pascaoperasi, tidak didapatkan adanya keluhan, dan kemudian dipindahkan ke bangsal rawat inap. Ring block telinga memberikan analgesia yang efektif, mengurangi komplikasi, dan memperpendek masa rawat inap pada wanita hamil yang menjalani operasi telinga. Kasus ini menegaskan pentingnya anestesi regional sebagai pilihan yang aman dalam penanganan trauma telinga selama kehamilan, sehingga berkontribusi pada peningkatan perawatan perioperatif bagi pasien hamil.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Brakke BD, Sviggum H.. Anaesthesia for non-obstetric surgery during pregnancy. BJA Education. 2022;23(3): 78–83. Doi: 10.1016/j.bjae.2022.12.001

Bisri DY, Uyun Y, Soewondo BS, Wahjoeningsih S, Bisri, T. Obstetric Anesthesia & Critical Care. Subkomisi Pendidikan Subspesialis Anestesi Obstetri Kolegium Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (KATI). 2021

Kravchik L, Ng M, Hsu NM, VanHoy TB. Peripheral nerve block of the external ear. StatPearls [Internet]. 2024. Tersedia dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK538506/

Purwoko, Athir ZA. Perioperative management of sectio caesarea surgery in patient with heart valve disorders. Solo J Anesth, Pain and Crit Care. 2021; 1(1):1-5. doi: 10.20961/soja.v1i1.49474

El-Begermy MA, El-Begermy MD MM, Rabie AN, M. Ezzat AE, Kader Sheesh AA. Use of local anesthesia in ear surgery: technique, modifications, advantages, and limitations over 30 years’ experience. Egypt J Otolaryngolog. 2016; 32:161–69.

Okeagu CN, Anandi P, Gennuso S, Hyatali F, Stark CW, Prabhakar A, et al. Clinical management of the pregnant patient undergoing non-obstetric surgery: review of guidelines. Best Pract Res Clinical Anaesthesiol. 2020;269-81. Doi: 10.1016/j.bpa.2020.04.004

Butterworth JF, Mackey DC, Wasnick JD. Anesthesia and perioperative considerations in pregnancy. Dalam: Morgan & Mikhail’s Clinical Anesthesiology. 7th ed. McGrawHill. 2021; 39(1), 35-50.

De Valle MK, Adkison M, Maredia R, Stevenson C, Murugan S. Local anesthetic systemic toxicity in pregnancy: A retrospective cohort analysis. Cureus. 2024;16(9):1-11. Doi: 10.7759/cureus.69215.

Brakke BD, Sviggum HP. Anaesthesia for non-obstetric surgery during pregnancy. BJA Educ. 2023;23(3):78–83. Doi: 10.1016/j.bjae.2022.12.001.

Sangkum L, Tangjitbampenbun A, Chalacheewa T, Brennan K, Liu H. Peripheral nerve blocks for cesarean delivery analgesia: A narrative review. Medicina (Kaunas). 2023;59(11):1–12. Doi: 10.3390/medicina59111951.

CROSSMARK
Published
2026-03-09
DIMENSIONS
Section
Case Report